Sunday, November 12, 2017

Wani balapan opo tetep Ono start ae

Penciptaan Logika....
Terlihat,  terukur Dan tercipta seperti alat penukar pemenuh kebutuhan.

Penciptaanya memang diciptakan sebagai pemenuh kebutuhan bukan untuk kebutuhan penuh.

Jika penciptaanya di jadikan kebutuhan penuh sudahlah sangatlah bodoh kamu diciptakan.  Tetapi jika sebaliknya itulah yang disebut cerdas.

Dalam penciptaannya memang sangatlah punya peran utama tapi bukan utamanya peran dari kebutuhan.


Yang nampak sangatlah tinggi akan itu sampai rela njengat sana, njengit sini, sikut sana, sikut sini demi dikatakan tinggi kursi dan bajunya, sampai ada yang hormat segala demi di anggap teman, saudara dan orang terpecaya.


Mencari alat kebutuhan itu seperti balap motor GP "siapa cepat dia dapat"  ada pepatah menuliskan. Bukan cepat tuk mendapatkan alat kebutuhan melainkan cepat dalam menjalankan "logika berjalannya" sesuai proses dan "nikmati hasilnya".

"Usaha tidak pernah menghianati hasil" itu sudahlah benar. Ibarat kebanjiran kalau tidak "segera" bergegas mempersiapan diri "memindahkan" barang2 penting akan terjadi......jawab dewe 😁.

Jika kesemuanya penciptaan alat terus didewakan,  di utamakan terus piye penciptaanmu sebagai yang katanya paling tinggi derajat e???? Dia ITU kita yang buat terus kenapa kita yang jadi budaknya???  Harusnya dia yang jadi budak kita! !!!!!!!  Inyong e jujur poseng nek mikir or disambati Bab koyok kiye???  Kdang inyong mikir APA utek e inyong yak yang doboh????



Wani balapan opo tetep Ono start ae

Penciptaan Logika.... Terlihat,  terukur Dan tercipta seperti alat penukar pemenuh kebutuhan. Penciptaanya memang diciptakan sebagai pe...